kalian pasti tau kan hari valentine? hari valentine di jepang unik loh katanya beda sama hari valentine di indonesia.
Di Indonesia lazimnya di hari valentine seorang pria yang memberikan pasangannya hadiah berupa coklat, namun tidak demikian di Jepang. Hari valentine di sana merupakan kebalikan di Indonesia yakni wanitalah yang memberikan coklat kepada pria. Budaya Jepang memang mampu menyerap tradisi asing sekaligus menjadikannya “Jepang”. Itulah yang menjadikan perayaan Valentine di Jepang berbeda dengan di belahan bumi lainnya.Tradisi bagi-bagi coklat di Jepang terbagi dalam tiga kategori.
1. HONMEI CHOCO

2. GIRI CHOCO
Kedua, giri choco atau coklat basa-basi. Disebut demikian sebab wanita yang memberikan giri choco terkesan tidak serius, hanya bertujuan menyenangkan hati para pria jomblo yang tidak mendapat coklat di hari valentine. Namun ada juga yang memaknai lain dari pemberian giri choco yaitu sebagai lambang hangatnya persahabatan. Jika seorang pria banyak mendapat giri choco dari wanita itu artinya ia punya banyak sahabat baik. Biasanya wanita akan banyak membeli paket giri choco untuk dibagi-bagikan kepada teman pria yang kerap ditemui misalnya rekan kerja, teman sekelas atau teman hang out. Tak jarang diberikan pula kepada ayah atau saudara laki-laki. Harga coklatnya tidak terlalu mahal dan biasanya tampilannya cenderung 'kawaii', jauh dari kesan mewah dan elegan seperti honmei choco.
3. TOMO CHOCO
Dan terakhir tomo choco atau kependekan dari tomodachi chocolate. Tradisimemberikan tomo choco muncul karena di hari valentine wanita tidak mendapat coklat, mengingat wanitalah yang memberikan coklat. Jadilah sesama teman wanita saling memberikan coklat sebagai penghibur hati. Bentuknya hampir serupa dengan giri choco, coklat imut dan cantik yang rasanya super manis.

( cr : http://id.openrice.com/jakarta/article/tradisi-valentine-di-jepang/1428?article_id=1428 )
VIDEO
0 komentar:
Posting Komentar
lalala